Tampilkan postingan dengan label City Tour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label City Tour. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Februari 2020

Lembang dan Subang

Ke Subang adalah menyenangkan. Ke Subang adalah tujuanku kali ini.

Tahu lembang adalah sarapan yang akan baik untuk hari ini.
Kalau ke Lembang sekarang ini, akan lebih baik jika lewat jalan lain saja. kalau lewat Setiabudi, pertama takut macet, kedua takut ditilang pulisi. Maklum knalpotku pernah ditilang sekali, jadi weh gak mau kedua kalinya.

Jalan yang kususuri adalah lewat Turangga, Martanegara, belok kanan ke arah Laswi. Agak memutar memang, sebab tadinya mau cari bubur dulu di Turangga tapi gak ada.

Lanjut ke Jalan Riau, belok ke Mesjid Al-Istiqomah, terus saja menyusuri belakang Gedung Sate menuju Gasibu dan lalu belok kiri lewat jalan Dago.

Dari simpang Dago, lurus terus ke atas menuju terminal Dago lalu belok kiri ke bawah ke perumahan Ir. Ciputra di perbukitan Punclut yang sebenarnya itu adalah kontroversial sebab kawasan Punclut itu sebenarnya terlarang untuk di bangun terkait peraturan tentang KBU.

Lalu naik terus hingga ke persimpangan jalan Punclut dan naiiiiik saja ke atas hingga masuk ke wilayah Lembang. Itu adalah jalan Cijeruk kalau gak salah baca. Lalu dijalan inilah ada penjual tahu Tauhid Lembang. Tahu yang terbuat dari kedelai dan campur susu Lembang, katanya sih.

Bandung Kota Wisata

BANDUNG (2017-2018)



Everyday is Holiday
Itu bukan hanya milik Bali. Bandung pun adalah sama saja. Hidup di Bandung adalah seperti liburan sepanjang tahun.


Semenjak beberapa tahun kebelakang ini, semenjak kota Bandung ditata dihias dibagus-bagus, rasanya tinggal hidup dikota ini begitu nyaman begitu menyenangkan. Jalanan bagus, trotoar bersih dan rapih. Taman-taman hijau berbunga. Sarana olahraga pun tersedia, semakin lengkap semakin modern. Ah ini bukan gombal bukan cerita bias. Hidup di Bandung bertambah “nanjung” bertambah melambung.

Taman Hutan Rakyat Ir. Djuanda


TAHURA IR. DJUANDA
Cukup disesalkan memang, libur tahun baru 2019 ini gak diisi dengan liburan yang panjang. Padahal sih libur cukup lama juga, empat hari. Rencananya mau ke Jawa gak jadi.

Cuaca, terutama kondisi Indonesia yang sedang labil menjadi salah satu alasannya. Habis Gempa di lombok dan Palu di bulan lalu, lalu disusul Tsunami di Anyer tentu saja cukup mengkhawatirkan kita semua. Apalagi ada himbauan untuk tak ke pantai dulu, apakah itu hoax tetap saja membuatku harus berhenti berencana liburan.

Di Bandung juga sudah merupakan liburan sebenarnya. Tetapi itu kan sudah biasa sehari-hari. Tetapi tak ada rotan, akarpun jadi lah. Tak ada akar, rumput pun jadi lah.
Liburan kali ini jadinya Cuma keliling-keliling diseputaran Bandung, paling jauh Cuma ke Subang.

Tetapi jujur harus lah kita bersyukur, walau keinginan jauh hendak ke mana, liburan di sini juga sangat menyenangkan hati.

Darajat Pass "Garut the Province"

Darajat Pass Airnya Panas


(PUNCAK DARAJAT) 11 Januari 2016

Inilah tempat wisata yang sudah sejak lama kami impikan. Sudah berkali hendak kesana, selalu saja tak kesampaian. Kesorean lah, salah jalan lah, akhirnya kembali pulang dengan tangan hampa. Selalu begitu dari dahulu kala.

Akhirnya rencana itu sudah “dipaheutkan”...eh salah, sudah di teguhkan. Sore ini rencananya kami akan ke Puncak Darajat itu. Byur, lalu kamipun melaju bersama berdua dengan berkendara motor melintasi dan melewati jalanan ibukota Jawa Barat. Jalan yang kami pilih kali ini adalah via Gedebage, Sapan, Majalaya dan Cijapati.

Kulit Sukaregang "Garut the Province"

 EDISI GARUT “the PROVINCE”

(KULIT SUKAREGANG)

Domba Garut, adalah benar merupakan domba khas keluaran Garut. Tubuhnya relatif lebih besar bila dibandingkan dengan domba lokal jenis lainnya. Selain itu juga memiliki tampilan yang sangat cantik dan rupawan. Biasanya mereka diperlombakan untuk penampilan terbaik dan tercantik.

Domba Garut adalah termasuk domba unggulan dari provinsi Jawa Barat dan Indonesia. Jenis domba yang sering dikonteskan dan bahkan dipertandingkan.

Berlimpahnya domba Garut ini adalah merupakan salah satu potensi perekonomian masyarakat Garut khususnya dan Indonesia umumnya. 
Beternak domba Garut sudah menjadi tradisi warga masyarakat Garut dan sekitarnya seperti Bandung dan Sumedang. Mereka menjadikannya sebagai komoditas bisnis dan juga sebagai hoby yang sudah turun temurun sejak dahulu kala. Tak beda pula apa yang terjadi di daerah Sumedang, dikampungku sana pertandingan adu domba sudah ada sejak sebelum penulis lahir. Ketika SD misalnya, penulis sering menonton pertandingan adu domba Garut itu.